Yuk Simak Perbedaan Antara Swab Antigen dan Swab PCR

Masa pandemi ini menuntut kita untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri, rutinitas Swab baik swab antigen maupun swab PCR sudah menjadi kebutuhan dalam beraktivitas terlebih lagi bagi masyarakat yang sering melakukan aktivitas di luar rumah. Klaster pesebaran covid-19 kerap kali muncul di sektor perkantoran, pendidikan dan perindustrian, penerapan WFH pun dilakukan guna menekan pesebaran virus. Maka dari itu, penting bagi setiap pribadi untuk menjaga kesehatan dan mewaspadai agar tidak terpapar virus ini. Banyak jenis pemeriksaan untuk mendeteksi keberadaan virus. Namun, pemerintah telah menetapkan standar untuk surat pengantar test covid 19.

Masyarakat kini diharuskan untuk paham menganai perbedaan antara jenis swab yang akan dilakukan. terutama yang sekarang sering dijadikan sebagai syarat untuk melakukan aktivitas maupun bepergian, yaitu Swab Antigen dan Swab PCR.

Yuk simak Perbedaannya

Swab Antigen

Swab antigen kini sudah menjadi prasyarat untuk melakukan aktivitas diluar rumah, seperti perkantoran dan pendidikan. Terutama kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya dan lainnya, surat pengantar Swab Test sudah menjadi keharusan.

Swab Test Antigen memiliki nama lain yaitu Tes Diagnostik. Dengan antigen yang merupakan zat yang dapat merangsang imun berupa polisakarida, protein dan lainnya dapat mendeteksi protein spesifik dari virus corona SARS-CoV-2 yang menyebabkan covid 19.

Protein spesifik akan dikeluarkan oleh tubuh saat mulai terinfeksi virus. Beberapa antigen yang sampai saat ini sudah dikenali yaitu nukleokapsid fosfoprotein dan spike glikoprotein.

Swab PCR

Swab PCR (Polymerase Chain Reaction) ini lebih akurat dibandingkan dengan Swab Antigen. Banyak keunggulan yang dimiliki oleh Swab Test PCR ini, namun untuk mendapatkan hasil relatif lebih lama dibandingkan dengan Swab Antigen dikarenakan proses cek virus yang cukup memakan waktu.

Swab PCR atau juga bisa disebut dengan NAAT ( nucleic acid amplification test ) atau RT-PCR ( Rapid Test Polymerase Chain Reaction ) ini melakukan screening atau deteksi pada genetik yang dimiliki oleh virus corona. Tes PCR ini juga dapat mendeteksi orang yang sudah tidak terinfeksi/sembuh dengan fragmn yang dimiliki oleh virus.

Swab PCR mengubah Rantai genetik RNA menjadi rantai ganda DNA yang kemudian diperbanyak oleh sistem PCR. Apabila terdeteksi adanya genetik virus corona maka akan dinyatakan positif Cvid-19

Metode Pengambilan Sampel

Swab PCR dan Swab Antigen memiliki perbedaan dalam pengambilan sampel untuk proses deteksi. Perbedaan ini terjadi karena materi yang dideteksi memilki perbedaan dari banyak aspek.

Untuk pengambilan sampel Swab Antigen hanya melalui rongga hidung. Biasanya Swabber/Petugas Sampel mengambil lendir yang ada di pangkal hidung. Kemudian sampel ditempatkan pada tempat khusus yang terdapat cairah kimia khusus untuk mendeteksi antigen yang ada.

Untuk pengambilan sampel Swab PCR melalui hidung dan mulut. Sampel yang dibutuhkan untuk akurasi PCR diambil dari lendir rongga hidung serta air liur yang ada di pangkal mulut. Setelah pengambilan sampel, materi akan di sterilkan dan diisolasi sampai laboratorium. Kemudian petugas mengekstraksi dan mengisolasi materi genetik yang terdapat pada sampel. Selanjutnya dimasukkan ke mesin PCR yang akan mengubah RNA menjadi DNA

Leave a Reply

Your email address will not be published.